Loading...
Bike

Sepeda Lipat Seri “Bike To Work”

Di tengah kesibukan bekerja, tentu sulit bagi kita untuk bisa hidup sehat. Bekerja dikantoran seperti saya ini menyita banyak waktu untuk selalu duduk dan tidak jarang orang lebih memilih untuk mengkonsumsi menu dari kantin kantor dan warung Padang saat makan siang atau minum-minuman manis secara berlebihan. Pulang kerja terlambat dan akhirnya lupa berolahraga.

Dalam urusan transportasi, sebagian besar orang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor, dan kendaraan umum karena dirasa lebih cepat dan tidak melelahkan. Nyatanya, ada satu jenis transportasi yang dapat menjadi pilihan untuk berangkat ke kantor. Selain praktis, bersepeda juga tergolong salah satu olahraga yang murah meriah. Saat ini Sepeda Lipat (Seli) menjadi pilihan moda transportasi kaum urban di dengan segala kelebihannya. Seli bisa dilipat dimobil dan bisa dibawa dalam transportasi umum seperti Busway dan Kereta. Saat ini bank orang memilih sepeda sebagai sarana untuk bekerja atau Bike to Work. Benarkah Bike to work bermakna bersepeda untuk bekerja? berikut ulasannya.

*) Menyikapi perkembangan, maka pengertian bike to work saat ini, adalah Bersepeda untuk berbagai aktifitas, (kata “work” bukan bermakna kerja tetapi aktifitas).

sumber: www.b2w-indonesia.or.id

Sejarah Bike to work Indonesia

B2W Indonesia adalah gerakan moral yg lahir dari keprihatinan akan kemacetan, pemborosan energi & meningkatnya polusi yg akan berakibat pada degradasi kecerdasan & mental manusia Indonesia.
Berawal dari sekelompok penggemar kegiatan sepeda gunung (Komunitas Jalur Pipa Gas) lahirlah KOMUNITAS PEKERJA BERSEPEDA (Bike to Work Community) yang kemudian dideklarasikan di Balaikota DKI Jakarta pada Agustus 2005 yang dihadiri kurang lebih 750 pesepeda dari berbagai komunitas yg diprakarsai oleh Om Anton (Alm), Om Tekad, Om Toto & Om Taufik. Lebih lengkapnya bisa di baca di link website berikut ini: https://www.b2w-indonesia.or.id

Popularitas sepeda lipat belakangan memang terus meningkat. Permintaan sepeda lipat makin meningkat seiring maraknya kegiatan bersepeda untuk beraktifitas alias bike to work (B2W). Apalagi, kegiatan B2W memiliki komunitas sendiri. Sebut saja salah satunya pabrikan Polygon yang sebelumnya telah merilis sepeda lipat edisi Bike to work 16′ (mungkin teman-teman ada yang tahu tahun rilisnya?bantu jawab di kolom komen yah)

Polygon Bike to Work 16′

Kabar gembira bagi pecinta sepeda lipat di Indonesia. Di Penghujung tabun 2019 ini Bike To Work Indonesia kembali berkolaborasi dengan pabrikan sepeda lipat di tanah air. Kali ini pabrikan Element dengan sepeda lipat Ecosmo Z9 dan Ecosmo 9 merilis edisi Bike To Work tersebut. berikut riles infonya di halaman IG elemenbikeid :

Ecosmo Z9 dan Ecosmo 9 edisi Bike To Work ini menggunakan ban ukuran 20″, bisa dibilang ini ukuran yang pas alias tidak terlalu kecil atau tidak terlalu besar untuk sebuah sepeda lipat, selain ukuran ban 16″. Bahan frame yang digunakan juga berbahan Alloy, menggunakan rem hydrolic, crank Prowheel, Shifter dan Rear Draileur menggunakan Shimano 9 speed.

Sistem 3 lipatan (three fold) juga diapdosi oleh Ecosmo ini, karena memang sistem 3 lipatan saat ini menjadi sebuah “standar” tersendiri bagi sebuah sepeda lipat. Warna kuning yang menjadi ciri khas Bike To Work terlihat mencolok dipadukan dengan warna hitam dan tentunya dilengkapi dengan logo Bike To Work pada bagian top tube.

Semoga kabar baik bagi pecinta sepeda lipat ini dapat bermanfaat dan mendukung niat baik dari b2w indonesia. Marilah kita sukseskan gerakan bike-to-work (b2w) dengan menjadi bagian dari komunitas b2w-Indonesia. Caranya mudah, yakni dengan 3M:

Mulai bersepeda dari diri kita sendiri,
Mulai bersepeda dari/untuk jarak terdekat,
Mulai bersepeda sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Editor's choice